Dell Aspac Jakarta Melengkapi Juara NBL Indonesia 2012 – 2013

a_DSCN2661

Dell Aspac Jakarta juara NBL Indonesia 2012 – 2013 | Photo by Blasius Neri

NBL Indonesia musim 2012 – 2013 telah selesai seminggu yang lalu, Dell Aspac Jakarta (Aspac) kini menjadi juara setelah melewati pertandingan final yang sengit melawan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta (PJ), 63 – 50 untuk kemenangan Aspac.

Kemenangan atas PJ di grand final NBL Indonesia Championship Series di GOR UNY itu pun melengkapi kesempurnaan Aspac di musim ini. Mereka telah mengunci gelar kampiun di musim reguler 2012 – 2013 dengan rekor musim yang sangat fantastis, menang 29 kali dari 30 game. Mereka hanya kalah sekali  dan mengunci gelar dengan menyisakan 3 pertandingan lagi sehingga Aspac menjadi tim tercepat yang memastikan gelar juara reguler.

Belajar dari kegagalan di grand final tahun lalu, kali ini Aspac bermain sangat hati – hati. Pertandingan kedua klub papan atas itupun dibuka dengan adu defense antara PJ dan Aspac. Sebisa mungkin mereka meminimalisir turn over dan memenangi rebound tanpa ada yang berani shooting 3 points. Hingga kuarter pertama selesai, kedudukan sangat tipis 12-11 untuk keunggulan PJ. Aspac mulai bangkit pada kuarter kedua, meskipun pada awal kuarter kedua Aspac masih tertinggal hingga akhirnya memimpin pada akhir kuarter kedua dengan 26-28. Di awal kuarter ketiga beberapa kali PJ nyaris mengungguli Aspac, tetapi perlahan Aspac mulai berlalu meninggalkan PJ dan menutup kuarter ketiga dengan keunggulan 38-46. Mungkin shooting – shooting 2 points maupun maupun 3 points dari Andakara Prastawa dan Fandi Ramadhani menjadi pemicu utama bangkitnya Aspac ini, yang pasti saat itu shooter – shooter andalan PJ sekelas Andi Batam dan Ary Chandra pun sepertinya dalam kondisi bad luck dan ngga ada satupun yang masuk sehingga memaksa Kelly Purwanto mengambil inisiatif nyari points daripada sekedar assist seperti biasanya. Bigman PJ pun jadi ikutan tak berkutik, katakanlah pemain sekelas Ponsianus  Indrawan, Fidyan Dini, dan Ferdinand Damanik yang biasanya sangat efektif di paint area justru mereka banyak bad luck nya sampai easy basket pun ngga masuk. Kokohnya pertahanan Aspac yang dijaga oleh Wahyu Widayat Jati “Cacing” dan Isman Thoyib juga menjadi faktor utama matinya para bigman PJ. Kepercayaan diri Aspac semakin kuat, akhiri kuarter ketiga unggul jauh 46-38. Kuarter terakhir Aspac masih mendapat jumawa. Beberapa serangan PJ seringkali gagal menembus pertahanan rapat para pemain Aspac yang kemudian dibalas dengan poin dari turnover. Hingga akhirnya Aspac menutup perlawanan PJ dengan skor akhir 50-63.

DSCN2666

Ritual kemenangan Isman Thoyib dengan menggunting jaring – jaring ring | Photo by Blasius Neri

Sepertinya musim ini emang musimnya Aspac, setelah mereka berhasil menghentikan dominasi Satria Muda Britama Jakarta yang sebelumnya menjadi juara enam musim berturut-turut. Gelar ini juga mengembalikan nama besar Aspac sebagai tim terbaik di Indonesia. Selain berhasil menyempurnakan gelar juara reguler dan championship series tahun ini, Aspac juga memborong prestasi – prestasi individual lainnya. Sebut saja sang forward Pringgo Regowo yang dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) NBL Indonesia musim 2012 – 2013 yang juga mencetak sejarah bola basket tanah air karena perkawinan gelar NBL dan MVP musim reguler, dan ini merupakan yang pertama kalinya terjadi.

Rookie of The Year musim ini juga di anugerahkan kepada Andhakara Prastawa Dhyaksa. Tidak hanya itu, Prastawa juga memborong 3 gelar lainnya yaitu Sixth Man of The Year, Speedy NBL Indonesia 2012-2013 First Team (pemain gabungan terbaik dari beberapa tim) dan MVP grand final dengan torehan 17 points dan 4 assist. Pelatih Aspac Rastafari Horongbala lagi – lagi mendapat penghargaan sebagai pelatih terbaik, dan coach Rastafari ini adalah adalah ayah Andhakara Prastawa Dhyaksa. Tim Aspac yang dimiliki oleh Irawan “Kim Hong” Haryono itu juga meraih penghargaan sebagai Best Management Award tahun ini. Luar biasa bukan?

Andhakara Prastawa Dhyaksa bersama Tjetjep Firmansyah saat launching skuad awal musim tahun lalu | Sumber : Sportku

Sementara itu pada perebutan juara tiga, Stadium Jakarta yang di luar dugaan maju setelah mengalahkan juara bertahan Satria Muda Jakarta ini mampu merepotkan Garuda Kukar Bandung. Meski begitu, Garuda tetap menunjukkan keunggulannya dan mengakhiri permainan dengan skor telak 83-64.

a_DSCN2611

Garuda Kukar Bandung juara 3 NBL Indonesia | Photo by Blasius Neri

Sekali lagi selamat deh buat Dell Aspac Jakarta yang jadi juara NBL Indonesia musim 2012-2013 ini. Terima kasih NBL Indonesia atas hiburan spektakulernya dan sampai jumpa musim depan karena musim depan CLS Knights Surabaya harus juara 😀 #BEL1EVE

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest