Category Archives: Opini

Mengapa Lebih Memilih Twitter?

sumber gambar: outsideline.co.uk

Beberapa tahun ini aku selalu nyoba setiap produk social media yang baru, termasuk yang lokal juga seperti koprol jaman dulu dan sekarang ada yang namanya mindtalk. Tapi diantara semua itu akhirnya aku kembali lagi ke dua raksasa social media yang paling sering aku gunakan Twitter dan Facebook, meskipun sekarang juga mulai sering posting di Google+.

Sehari – hari aku selalu menyempatkan buka Twitter disela – sela stresnya deadline kerjaan, alih – alih hanya sekedar refresh otak disaat stuck kerjaan :D. Sementara facebook adalah sesuatu yang hanya sesekali aku buka dan baca status temen temen yang kebanyakan berdoa, pamer foto, hingga kadang merasa muak sama beberapa temen yang dikit – dikit posting status yang ngga penting. Selama ini sih, yang membuat aku bertahan di Facebook, adalah cuma karena social games, pages dan subscription orang – orang yang menurutku hebat. Google+ disini aku pake untuk sharing sesuatu yang aku anggep bagus dan communities tabnya sangat ngebantu aku untuk nyari ide dan menemukan komunitas yang aku suka di seluruh dunia.

Balik lagi ke Twitter, bagiku Twitter itu fun, fantastis, dan semuanya ada disana disajikan secara realtime. Orang – orang yang aku follow sebagian besar adalah orang yang aku tahu, orang – orang yang deakta, tinggal dan bekerja denganku, tetapi juga porsi dosis follow yang paling banyak adalah dari gamer, seniman, blogger, komedian, musisi, dan beberapa selebritis aku tidak pernah bertemu. Sungguh mereka suatu kombinasi yang hebat di timeline Twitterku sehingga kadang memaksaku untuk sekedar tersenyum, serius, berpikir kritis dan bahkan juga tertawa. Tidak ada memori di Twitter, semuanya cepat berlalu. Seolah tak ada habisnya informasi baru, baik komentar pada apa yang terjadi sekarang atau pikiran tentang masa depan.

Sebaliknya Facebook itu seperti selalu membangkitkan memori di masa lalu. Menemukan satu Facebook teman lama semasa kecil dulu itu sangat menyenangkan hingga sampai suatu saat kita menyelami informasi dan foto-foto gebetan misalnya (istilah anak sekarang sih stalking gitu :p) dan itu lumrah dan sangat – sangat menyenangkan di Facebook. Tapi seperti yang aku katakan tadi, kadang banyak juga sih diantara teman – teman kita yang istilahnya nge-junk di facebook. Kadang mereka curhat, mengomentari apa yang sedang hits saat itu, kadang juga mereka berdoa lewat posting status facebook. Alih – alih mencari sensasi, biar diperhatikan teman yang lain, biar setidaknya mendapatkan minimal like ataupun komentar disana. Parahnya kadang mereka posting status kemudian di like sendiri, OH GOD WHY? Itulah sedikit yang menurutku kelucuan – kelucuan yang ada di facebook.

Aku tahu aku akan senang dengan informasi baru di Twitter, artikel menarik untuk dibaca, berita, dan lelucon tentang apa yang sedang hits saat ini. Aku suka dengan pikiran dan ide-ide segar yang temen – temen Twitterku bagikan setiap hari. Twitter adalah aliran sebagian besar sukacita dan membuat hidupku lebih baik, belajar hal yang baru hingga menemukan teman baru. Internet di sini hari ini dan semua tentang besok, dan aku lebih memilih social mediaku untuk mencerminkan itu, dan itulah sebabnya aku mencintai Twitter.

Kalo kalian gimana?

Pencitraan Dan Pilihan 2 Tahun Kedepan

Membawa kesalahan lama ke depan semua mata
Salahkan nama tiap cerita
Tutupi fakta perbaiki citra

Kau dingin membeku, padam
Tak terlihat ada sesal
Sudah tertanam lama
Kau habiskan semua

Merasa sempurna seperti sedia kala
Sehambar maaf yang terucap
Merasa sempurna seperti sedia kala
Begitu sepi duniamu

Fakta Dan Citra, Monkey To Millionaire 

Barusan sebelum nulis ini iseng aja sih nonton berita politik di salah satu tv nasional, kaget juga ada anggota dewan yang mantan artis dan Putri Indonesia yang ketahuan korupsi tapi masih jadi idola masyarakat. Pengusaha kaya raya yang meninggalkan masalah banjir lumpur, digadang – gadang menjadi pemimpin negri ini.

Akupun sempet mikir, ada apa dengan masyarakat kita sekarang ini? Continue reading