Kapan Piknik Lagi?

noknbag-noknjam-x-faridstevy-libur
Satu dari 9 emblem buatan Farid Stevy pada kolaborasi Noknjam x Farid Stevy

Tentang kerja keras dan bersenang-senang di waktu yang bersamaan. Tidak ada istilah libur untuk orang-orang yang mencintai pekerjaannya dan merasa merdeka dengan apapun yang mereka lakukan dalam hidupnya. Jika setiap hari kerja bisa dimaknai sebagai hari libur yang menyenangkan, dan setiap hari libur dimaknai sebagai saatnya bekerja keras, jangan kaget kalau tiba-tiba kita sudah berada di cita-cita yang sepertinya masih jauh di depan sana.  – Farid Stevy

Mungkin saya salah satu dari sekian banyak orang yang mengamini filosofi dari seorang Farid Stevy diatas, bahwa libur adalah sebuah mitos bagi mereka yang mencintai pekerjaannya. Bayangkan, betapa tidak menyenangkannya saat kita mengerjakan pekerjaan yang berangkat dari kesukaan kita dan sudah barang tentu saat bekerja tersebut juga tidak terasa lelah dan membosankan.

Saya kenal beberapa teman yang sangat mencintai pekerjaannya, sebaliknya saya juga sering mendengar keluh kesah teman yang merasa kurang, bosan dengan rutinitas dan selalu merasa terbebani oleh pekerjaan mereka sehari – hari.

Ceritanya saya pernah riset kecil – kecilan, saya seringkali mengamati beberapa teman saya tersebut. Teman yang sangat mencintai pekerjaannya cenderung selera humornya tinggi, kalo diajak ngobrol selalu gembira dan antusias. Gampangnya terlihat lebih fresh dan gembira lah pokoknya. Sementara teman saya yang kurang suka dengan pekerjaannya cenderung apa – apa dipikir serius, ngomongnya kadang agak nyolot, selalu ngeluh sama pekerjaan dan kurang gampang untuk diajak sekedar bercanda.

Kurang Piknik

Mungkin teman saya yang kurang mencintai pekerjaannya tersebut memang kurang piknik sehingga teman saya kurang mampu untuk sekedar mikir jernih dan biar ngga spaneng kalo bahasa Jawanya. Kenapa harus piknik? Ya karena menurut saya, piknik itu mampu mengembalikan energi dan pikiran kita biar kembali sehat, jadi biar kita bisa mikir yang lebih baik.

Ya sekedar buat mikir – mikir lagi tentang pekerjaannya, udah bener suka dari awal atau memang ga ada pilihan lain, atau buat mikir lagi pekerjaan apa yang emang bikin seneng dan buat mikir yang lain – lain secara sehat dan lebih baik.

Piknik juga ngga harus keluar kota loh, dalem kota sendiri juga bisa dan piknik itu ngga harus mahal. Nonton bioskop, membeli buku, srawung ke teman – teman lama, berkebun, melakukan hobi yang disuka dan sebagainya yang menghasilkan pikiran yang rileks dan sehat menurut saya termasuk piknik juga.

Kebetulan piknik saya memang tergolong unik, cukup ngopi dan ngobrol sama teman – teman saja udah bisa membuat saya kembali rileks atau paling banter ya nonton ben – benan lokal (nge-gigs istilah kerennya). Tapi sesekali juga saya pengen yang lebih layaknya orang yang piknik pada umumnya, sekedar main ke pantai atau eksplorasi tempat yang baru udah termasuk piknik yang paling istimewa bagi saya.

Nah! Kalo udah piknik dan bisa mikir yang sehat sepertinya udah sahih kalo ikutan ber-filosofi “Libur Adalah Mitos”. Indikasinya sih biasanya ada beberapa temen deket yang ngingetin “Nganggo leren loh boss” dan itu artinya secara tidak sadar kita telah bekerja tidak mengenal waktu, dan artinya lagi ngga terasa karena begitu cintanya kita sama pekerjaan sampai lupa waktu untuk istirahat. 😀

Jadi gimana, kapan kita piknik kemana?

1426739332558

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *