Premiere Hari Ini Pasti Menang di Jogja

Sumber foto: http://impawards.com

Sore itu, 10 April, saya dihubungi mbak Medina yang ternyata dia menawari saya 5 tiket nonton film Hari Ini Pasti Menang buat premiere-nya tanggal 11 April. Seneng banget tentunya karena jujur sih saya sendiri memang berniat nonton film besutan Andi Bachtiar Yusuf tersebut. Selama ini saya dibikin penasaran sekeren apa sih film bola kali ini yang dibikin bang Ucup (panggilan Andi Bachtiar Yusuf) setelah di tahun 2009 dia juga bikin film bola yang sedikit mengusung tema yang ngga biasa, kisah cinta antara supporter Persija dan Persib Romeo And Juliet. Nah, jadi semakin penasaran dong sama tema yang akan di usung kali ini.

Karena saya diberi 5 tiket, saya pun segera menghubungi temen – temen saya yang tergabung di komunitas Tumblr Jogja yang kebetulan sedang selo dan bisa ikutan untuk join nonton rame – rame. Akhirnya saya cuma mendapatkan 3 orang selo yang menemani saya dan nonton bareng rame – rame, mereka adalah Karin, Marlin dan Faris 😀

Saatnya nonton tiba!

Jam setengah 7 malem kita udah stand by di Studio 21 Ambarukmo Plaza, 15 menit kemudian kita dihampiri mbak Medina dan dikasih tiket nontonnya. Ngga begitu lama kemudian datenglah segerombolan seleb twitter Jogja yang ternyata juga join nonton bareng film Hari Ini Pasti Menang. Setelah say Hi dan sesi kenalan bagi yang belom kenal, kita semua langsung masuk dan nonton filmnya.

Sedikit review filmnya nih.

Jadi di film ini di kisahkan tentang seorang pujaan baru pesepak bola tanah air, dia bernama Gabriel Omar Barkoro yang diperankan sangat bagus oleh Zendhy Zain (kali ini saya sangat yakin kalo bang Ucup ini fans berat Gabriel Omar Batistuta :p) atau yang biasa dipanggil GO8. Nah si GO8 ini mungkin kalo di Eropa sana ya punya skill komplet semacam Lionel Messi gitu deh. Statistiknya terbilang sangat bagus dengan persentase gol yang sangat tinggi, dan jenius di lapangan. Ceritanya GO8 ini adalah striker klub Jakarta Metropolitan yang berkompetisi di Liga Utama Indonesia dan menjadi striker timnas Indonesia yang membawa Indonesia berhasil lolos keputaran final Piala Dunia 2014 di Brazil dan lolos sampai ke babak perempat final.

Setting cerita terjadi setelah Piala Dunia 2014 di Brazil tersebut, dimana Liga Utama Indonesia di isukan ada skandal pengaturan skor oleh para mafia judi bola. Kira – kira terjadi semacam Calciopoli seperti di Serie A Italia gitu deh. Dugaan – dugaan tersebut di selidiki oleh Andini (diperankan Tika Putri) seorang wartawan olahraga yang gila bola juga, dan si Andini ini adalah teman semasa kecil GO8. Udah bisa dilihat kan konfliknya :p

Andini menemukan fakta bahwa GO8 dan pelatihnya Dimas Bramantyo (diperankan oleh Ray Sahetapy) terlibat di dalamnya, mereka “dipegang” oleh para mafia judi bola. Dipegang disini artinya pemain bisa diorder untuk membantu memberikan hasil pertandingan sesuai dengan keinginian bandar. Misalnya si GO8 saat melawat tim kecil yang seharusnya bisa ngegolin lebih dari 2 aja tapi diharuskan ngga ngegolin demi kepentingan si bandar judi. Dari kecil GO8 dididik untuk berbuat jujur oleh ayahnya, Edi Baskoro (diperankan oleh Mathias Muchus). Pak Edi ini sangat percaya bahwa anaknya GO8 itu sangat bersih dan ngga mungkin terlibat dalam permainan mafia bola hingga akhirnya dia melihat sendiri kebenaran yang terjadi. Kecewa sudah pasti.

Secara keseluruhan film ini keren, tapi pengambilan gambar pada saat permainan bola cenderung close up ke para pemainnya. Coba aja kalo agak wide sedikit dan syut semua tribun penonton, pasti aura megahnya pertandingan bola akan semakin terasa hehe… Tema yang diangkat sangat berbeda dan saya sangat merekomendasikan buat kalian pecinta bola biar sedikit ngerti dan kebuka wawasannya tentang fakta – fakta mafia bola.Crossover headline berita di koran disajikan antara fakta dan sentilan – sentilan humor yang lucu juga seperti sejarah sepakbola Indonesia dan berita boongan pesepak bola ternama dunia berselingkuh dengan salah satu selebritis kita.

Beberapa pemain pendukung yang ngga kalah menariknya juga banyak seperti Desta yang jadi manajernya GO8, Hengky Soelaiman sebagai juragannya bandar judi, Ibnu Jamil berperan sebagai Bambang Pamungkas yang menurut saya secara fisik pas banget. Ramon Y Tungka jadi Estu, rekan kerja dan seniornya Andini dan banyak pemain – pemain dan mantan pemain Liga Indonesia yang asli.

Dan akhirnya  film pun selesai …

Yang ikutan nobar kali ini,

Marlin, Faris, Karin dan saya 😀

s756770275
Sumber foto : http://twitpic.com/cik7oj

Ini dia para selebtweet Jogja yang hadir ada @si_enthon9, @funkshit, @maafbercanda, @anaaprili, @utied, @ikramarki, @RyuDeka, @benzbara_, @shitlicious dan beberapa yang saya lupa ID nya hehe..

sl756770007
Sumber foto : http://twitpic.com/cik7h3
m756770749
Sumber foto : http://twitpic.com/cik81p

Eh hampir aja ketinggalan, ini dia nih list para pemain bola profesional di liga kita yang juga ikutan nongol di film:

– Rochy Putiray, mantan pemain tim nasional
– Rizki Ramdani Lestaluhu dari Sriwijaya FC.
– Hasim Kipuw dari Arema FC
– Andritany Ardhiyasa dari Persija Jakarta
– Atep dari Persib Bandung
– Shahar Ginanjar dari Persib Bandung
– Ruben Karel Sanadi dari Persipura Jayapura
– Dedi Kusnandar dari Arema Indonesia
– Joko Sasongko dari Arema Indonesia
– Firdaus Ramadhan dari Persita Tangerang
– Riyandi Ramadhana dari Pelita Bandung Raya
– Bruno Casmir dari PSS Sleman

P.S :

Thanks to mbak Medina Wulandari dan Bicara Film yang udah ngasih tiket gratis :p

Yang belom nonton, buruan gih nonton filmnya 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *