Yang Tertinggal di 2014

IMAG0782
Bersama Fabio Canavaro

Tahun lalu, tahun 2014 merupakan tahun yang sangat istimewa. Terlebih bagi saya yang cuma seperti ini ah aku iki sopolah, tahun lalu saya berkesempatan ketemu dengan beberapa idola saya. Ya mereka adalah idola saya karena menurut orang yang nggumunan seperti saya ini mereka adalah sosok – sosok istimewa dengan kapasitasnya masing – masing.

15 Maret 2014 – Bertemu dengan Banda Neira
bandaneira
Banda Neira adalah duo nelangsa pop yang terbuat dari komposisi Ananda Badudu dan Rara Sekar. Ya, mereka menamakan musiknya sebagai nelangsa pop dengan dasar folk indie-pop. Mungkin karena nelangsa lirik – lirik ringan, renyah dan sederhana yang acapkali sering kita alami.

Saya mengidolakan mereka karena dengan keterbatasan alat, jarak keduanya (Ananda Badudu di Jakarta – Rara Sekar di Bali saat itu) pun mereka mampu menghasilkan racikan lagu yang renyah akustikan sederhana yang mereka upload lewat akun soundcloud mereka. Mereka membuktikan bahwa keterbatasan tidak bisa jadi penghalang dalam berkarya.

 27 April 2014 – Bertemu dengan Agus Magelangan
IMAG0303_BURST004
Agus Mulyadi biasa dipanggil Gus Mul atau yang kondang dengan nama Agus Magelangan adalah seorang blogger dan seorang yang iseng bikin jasa edit foto bareng anggota JKT48. Berkat jasa edit foto tersebut, namanya meroket pun beserta caci maki yang menertawakan sodara beliau dan bahkan fotonya sempet jadi meme internet.

Gus Mul ini sangat njawani banget, lahir dan besar di Magelang itulah salah satu alasan dia memakai nama Magelangan. Saya mengidolakan Gus Mul ini karena sodara beliau sangat humoris, ora neko-neko dan selalu optimis. Meskipun sodara beliau ini ‘berkantor’ di atap rumah, sodara beliau bisa membuktikan bahwa dari sebuah atap tersebut bisa lahir 2 buku istimewa ‘Jomblo tapi Hafal Pancasila’ & ‘Bergumul Dengan gus Mul’. Meskipun sodara beliau ini terkesan tonggos, selengean dan humoris tapi sodara beliau ini sangat cerdas, coba saja baca blog nya ini –> www.agusmulyadi.web.id dijamin kalian ketawa sampe kejengkal.

3 Mei 2014 – Bertemu dengan Mayumi Haryoto
IMAG0364
Mayumi Haryoto adalah seorang illustrator kece dari Jakarta yang juga pendiri Fabula Illustration Agency.

Saya mengidolai cewek Indo-Jepang yang rupawan ini sejak Mayumi mengerjakan art buat film besutan Joko Anwar ‘Pintu Terlarang’ dan cover album band idola saya SORE ‘Centralismo’. Sejak saat itu juga saya mengikuti karya – karyanya dan beruntung saya bisa bertemu tahun lalu di pameran Rupanada. Simak saja portofolionya di sini kalo ngga percaya.

26 Mei 2014 – Foto Bareng Farid Stevy
IMAG0620 
Nama lengkapnya Farid Stevy Asta, adalah seniman seutuhnya. Menjadi vokalis band hampir rock nyaris seni FSTVLST dan seorang illustrator handal pendiri Libstud yang juga pembuat logo baru PT Kereta Api Indonesia dan beberapa brand terkenal semacam Maicih dan sebagainya.

Mungkin saya sering ketemu sama Farid Stevy, tapi 26 Mei 2014 di acara ulang tahun Telkomsel itu adalah foto bareng saya yang pertama kali dengan Sir Farid. Saat itu saya mengenakan kaos hasil bikinannya ‘Alkohol Tidak Menyelesaikan Masalah, Apalagi Es Teh’ 

5 Juni 2014 – Bertemu dengan Ronaldikin
IMAG0767
Saya tidak tahu nama asli Ronaldikin, tapi saya mengidolai Ronaldikin sejak saya bertemu di bandara Soekarno Hatta saat menjemput legenda sepakbola dunia. Saya ngobrol banyak hal tentang sepakbola, klub dan menjadi supporter bola yang baik.

Dari Ronaldikin saya belajar tentang loyalitas kepada sebuah klub, support dan selalu percaya bahwa klub tersebut memang yang terbaik. Tak lupa saya sempatkan berfoto dengan Ronaldikin disela-sela obrolan menunggu Fabio Canavaro, Genaro Gattuso, Toldo serta legenda Piala Dunia yang lainnya.

6 Juni 2014 – Bertemu dengan Fabio Canavaro
IMAG0782
Bagi saya Fabio Canavaro bukan saja seorang idola, tapi juga seorang legenda hidup sepak bola yang pertama kali saya temui dan saya ajak ngobrol langsung di acara private meet and great with the legends nya Domikado Football Legends Tour. Entah mimpi apa saya sebelumnya, saya bisa medapatkan kesempatan yang sangat langka tersebut.

Fabio Canavaro seorang il capitano tim Azzuri Italia pada saat World Cup 2006, meskipun tahun itu saya menjagokan Perancis untuk menang tapi saya sangat senang sekali bisa bertemu dan mewawancarai legenda Italia tersebut.

Seperti itulah sedikit kegembiraan saya bertemu dengan beberapa idola saya, semoga tahun 2015 ini saya bisa mengulangi lagi ketemu dengan idola – idola saya yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *